Salah satu keutamaan Masjid Quba adalah sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW : “Sekali Sholat di Masjid Quba’ sama dengan satu kali Umroh” (HR. Turmudzi). Dahulu Nabi Muhammad SAW sering sholat Dhuha di masjid ini.
Begitu sampai di Masjid Quba’ saya mengambil Wudlu kemudian masuk ke dalam Masjid untuk melaksanakan sholat Dhuha.

Selama perjalanan ziarah kali ini, kami juga melewati beberapa masjid bersejarah di Madinah yang diantaranya adalah :
Masjid Qiblatain : Masjid yang awalnya bernama Masjid Bani Salamah ini awalnya berkiblat ke Baitul Maqdis tapi setelah turun Wahyu Allah dalam surat Al-Baqoroh : 144, arah kiblatnya dipindah ke Masjidil Haram Mekkah. Setelah peristiwa ini nama masjid tersebut dikenal dengan Masjid Qiblatain.
Masjid Jumu’ah : Masjid dimana Nabi pertama kali menerima perintah Sholat Jum’ah dan memimpin sholat Jum’ah pertama kali
Masjid Sab’ah : Tujuh buah Masjid yang dibangun di lokasi yang menjadi tempat pertahanan para sahabat sewaktu perang Khandaq untuk mengenang dan menghormati jasa-jasa mereka. Ketujuh Masjid tersebut adalah Masjid Salman, Masjid Abu Bakar, Masjid Umar, Masjid Usman, Masjid Ali, Masjid Fatimah, dan Masjid Fatah. Dari ketujuh masjid ini, Masjid Fatah memiliki peran sangat mulia. Sebab, di masjid inilah Nabi SAW memimpin kaum Muslimin dalam menghadapi pasukan Quraisy dan di lokasi ini pula Nabi berdoa selama tiga hari berturut-turut hingga Allah mengabulkan doa beliau untuk membantu pasukan kaum Muslimin. Dan Allah mengirimkan tentara Malaikat yang tak terlihat untuk memporakporandakan pasukan Quraisy
Masjid Ghamama : Di zaman Nabi Muhammad SAW, tempat ini adalah lapangan terbuka yang sering digunakan untuk Sholat Idul Fitri dan Idul Adha. Di tempat ini pula Nabi Muhammad SAW pernah memimpin sholat meminta hujan dan terkabul yang ditandai dengan datangnya awan hujan, maka Masjid ini dinamai Masjid Ghamama (Masjid Awan)