Saturday, November 13, 2010

FIRST MOMENT at ROUDLOH

Setelah cukup segar sehabis mandi dari kelelahan perjalanan panjang Juanda - Bandar Sri Begawan - Jeddah – Madinah, saya dan Pak Ridwan menuju ke Masjid Nabawi untuk melakukan sholat Isya’ dan Tarawih. “Subhanallah Wa Al-Hamdulillah Wa Lailahaillah Allahu Akbar” akhirnya sampai di Masjid Nabawi setelah berjalan sekitar 200m dari hotel. Dimana Masjid ini, Masjid Nabi yang barang siapa sholat dimasjid ini lebih utama daripada sholat 1000 kali di Masjid lain kecuali Masjidil Haram dan jika sholat 40 waktu tanpa terputus akan selamat dari neraka dan segala siksa dan terhindar dari sifat munafik. Dengan menggunakan escalator yang tersedia saya mengambil air wudlu ketempat wudlu bawah tanah, selanjutnya saya masuk ke Masjid Nabawi melalui deretan pintu utama.

Setelah didalam Masjid Nabawi melaksanakan Sholat Sujud Syukur, Sholat Tahiyatul Masjid, Sholat Isya’ dan Sholat tarawih sendiri (Jama’ah Tarawih sudah selesai ketika saya sampai di hotel) saya berniat ke Roudloh, tapi kata Pak Ridwan besok saja, akhirnya kami kembali menuju Hotel. Tapi ditengah perjalanan pulang yang masih di dalam Masjid, kami dicegat oleh salah satu pegawai kebersihan Masjid Nabawi yang berasal dari Jawa Barat. Kami pun berkenalan dan bercakap-cakap, yang diantaranya sebagai berikut :
. . . . . . . . . . . . .
A : Sudah berapa hari Pak ?
B : Barusan datang Mas !
A : Sudah ke Roudloh . . . ?
B : Belum, rencananya besok . . .
A : Sudah tahu tempatnya-kan ?
B : Belum !
A : Sekarang saja Pak, lumayan sepi kok.
Tempatnya, ini sampeyan lurus saja sampai mentok, setelah itu belok kiri . . .
B : Oh, gitu ya . . ., ya Mas saya akan ke sana sekarang saja
. . . . . . . . . . . . .
Karena dorongan dari petugas kebersihan Masjid Nabawi itulah saya akhirnya membatalkan kembali ke Hotel dan menuju ke Roudloh. Dan benar saja ternyata tempatnya ramai sekali dan harus antri, setelah menunggu beberapa saat, saya diberi tempat oleh salah satu jama’ah yang sudah selesai sholat dan bermunajat, Alhamdulillah akhirnya saya bisa masuk. Untuk pertama kali di Roudloh ini, saya sholat Tahajjud dan Sholat Hajad serta berdo’a segala hajad dengan penuh rasa haru dan ditutup dengan Sujud Syukur.


Selanjutnya saya keluar dari Roudloh melalui pintu satunya dengan tujuan untuk berziarah ke Makam Nabi Muhammad SAW yang letaknya besebelahan dengan Roudloh, setibanya di depan Makam Nabi Muhammad SAW, timbul rasa haru dimana selama ini jika ber-Sholawat dari jarak jauh sekarang bisa ber-Shalawat secara langsung. Ucapan Shalawat dan Salam tiada henti ketika bejalan berurutan dengan jama’ah lain selama menyusuri area Makam Nabi Muhammad SAW, Sayyidina Abu Bakar Ash-Siddiq R.A dan Sayyidina Umar bin Khottob R.A. Tiada terasa bulir-bulir airmata jatuh menggenapi rasa syukur yang tak terkira atas anugrah yang sudah diterima, Amien Ya Allah Ya Rabb . . .
Selepas itu saya baru pulang menuju hotel dan tiba sekitar pukul 01:00 KSA, kemudian istirahat sebentar sebelum untuk selanjutnya Sahur dan meksanakan Agenda Ziarah untuk hari besok.